MENGAPA KASUS BUNUH DIRI DI INDONESIA TERUS MENINGKAT?


Kasus bunuh diri ini diakibatkan oleh berbagai tuntutan yang harus dihadapi remaja itu sendiri. Setiap orang dilahirkan dalam kondisi yang berbeda-beda dan dalam keadaan apapun mereka harus berusaha untuk bertahan hidup hingga akhir hidup mereka nanti. Karena dapat tekanan dari manapun hingga mereka tertekan dan lebih memilih mengakhiri hidup. Tekanan dari mana saja kah yang di dapat sampai bisa seseorang mengakhiri hidupnya?



Menurut Komnas perempuan pada periode Januari-Juni 2023, POLRI melaporkan bahwa terdapat 663 kasus bunuh diri di Indonesia. Angka tersebut meningkat sebesar 36,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kasus bunuh diri lebih cenderung karena masalah percintaan, gangguan mental, perundungan, tekanan ekonomi dan lain sebagainya. 

Karena tekanan hidup yang berat seorang Mahasiswi berinisial N (20) meninggal dunia usai jatuh dari lantai 4 Mal Paragon, Semarang. N diduga bunuh diri pada Selasa (10/10) dan meninggalkan sepucuk surat yang mengharukan untuk ibunya. Diduga ia sengaja melompat dari lantai 4 Mal Paragon dan ditemukan tergeletak di jalur keluar parkir di luar gedung. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup, wajah sebelah kanan mengalami luka parah, dan tangan kiri patah.

Dalam tas mahasiswa yang diduga bunuh diri ini juga terdapat surat yang ditinggalkan dengan isi pesan seakan-akan hendak berpamitan dengan keluarganya. Dalam surat tersebut korban meminta maaf kepada ibunya karena tidak sekuat yang ibunya harapkan. Serta memberitahu jika ia telah mempersiapkan hadiah ulang tahun untuk ibunya tersebut.

"Mah, maaf karena tidak bisa sekuat yang kau harap. Aku punya kado ulang tahun untuk, dikirim ke kosan H (teman korban). Aku harap aku bisa mengantarkannya sendiri kepadamu, maaf, maaf jika selama ini selalu membuatmu sedih. Aku mencintaimu, selalu. Jangan lupa berdoa buat aku ya, sekali (lagi) maaf Mih, aku nyerah" tulisnya melansir dari foto surat yang beredar diunggah akun X (@lhayesno).

Pihak Universitas Negeri Semarang (Unnes) berduka atas meninggalnya salah satu mahasiswinya itu. "Unnes menyampaikan duka cita atas berpulangnya ananda N. Perwakilan Unnes tadi malam sudah bertemu dengan keluarga almarhumah di RS Kariadi. Keluarga diwakili oleh ibu dan pamannya," kata Kepala Humas Unnes, Rahmat, melalui pesan tertulis, Rabu (11/10/2023).

Oleh karena itu keadaan mental seseorang harus di jaga oleh siapapun dan kapanpun, berpikirlah sebelum bertindak atau berkata tak ada yang tahun tindakan atau perkataan tersebut bisa menyakiti hati seseorang atau tidak. Dan juga kita harus menyempatkan waktu beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari dan juga jangan patah semangat untuk hidup kedepannya.

Dewan Redaksi: Julpa Aulia 



Komentar