MASUK SEKOLAH JAM 5 SUBUH, ANDA SETUJU IDE VICTOR LAISKODAT ITU?


Isu 
Pemberlakuan aturan masuk sekolah jam lima subuh di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sorotan jadi sejumlah pihak dan akhirnya jam masuk dimajukan 30 menit. Ngomong-ngomong, setujukah Anda dengan ide Victor Laiskodat agar anak sekolah masuk jam 5 subuh?

Argumen 
Sekolah pagi memang membangun semangat bagi para pelajar karena pada pagi hari kerja otak maksimal dan tubuh masih terasa fresh namun apabila terlalu pagi membuat para pelajar merasa terbebani karena bertabrakan dengan waktu sholat subuh terutama untuk umat muslim dan juga terkendala dalam hal transportasi karena pada jam tersebut transportasi umum belum semua sudah beroperasi.

Menurut detik.com 
"SMP nggak boleh, kalau SMA dia tidur, mulai tidur pukul 10.00 Wita jadi pukul 04.00 dia sudah harus bangun, cukup tidur enam jam. Mandi setengah jam, setengah jam perjalanan, di kota ini tidak jauh, 30 menit sudah sampai sekolah, pukul 05.00," sambungnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi menjelaskan alasan penerapan aturan masuk sekolah di NTT pukul lima pagi. Aturan itu dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang layak.

"Ini untuk memulihkan dan meningkatkan mutu pendidikan di NTT," ucap Disdikbud NTT Linus, Selasa (28/2/2023).

Namun, aturan ini dinilai merepotkan bagi siswa. Bahkan ada salah satu siswa yang mengeluhkan sarana transportasi umum jika berangkat sekolah sepagi itu. Selain itu, ada juga orang tua yang khawatir dengan keselamatan anaknya.

Menurut cnbcindonesia.com
Sebagian besar masyarakat menganggap, jam masuk tersebut terlalu pagi, terlebih bila mengingat siswa SMA yang sulit untuk tidur lebih awal karena harus mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dari sekolah.

Bahkan, tidak sedikit yang membandingkan jam masuk tersebut dengan negara lain, seperti Singapura, Finlandia, Australia, hingga China. Diketahui, rata-rata sekolah di Indonesia memulai waktu sekolah sejak pukul 07.00.

Menurut rejogja.republika.co.id 
Pria disapa In'am ini menjelaskan kebijakan tersebut sudah bagus tetapi tidak tepat. Sebab, sebagian besar masyarakat NTT adalah non-Muslim dan beberapa di antaranya tidak terbiasa bangun subuh seperti para Muslim. “Hal ini merupakan kebiasaan dan akan sulit untuk diubah dalam waktu yang relatif singkat,” kata In'am.

In'am menilai kebijakan ini juga dapat membahayakan siswa. Karena keadaan yang masih gelap gulata, maka kecelakaan tentu akan lebih mungkin terjadi. 

Pada rentang umum pukul 05.00 hingga 05.30 WITA, banyak siswa yang masih kesulitan dalam mendapatkan transportasi ke sekolah sehingga kebijakan ini tidak akan begitu efektif. Idealnya, pelajaran dapat dimulai pada pukul 06.30 pagi. Sebab, pada saat itu siswa telah siap menerima pengetahuan baru serta langit sudah terang. 

Penegasan
Ide dari Victor Laiskodat yaitu anak sekolah masuk jam 5 subuh itu sudah bagus tetapi banyak pro dan kontra nya kepada masyarakat dan siswa siswi, jadi pemerintah provinsi NTT merubah kebijakan jam masuk sekolah SMA/SMK pada pukul 05.30 WITA hingga pulang jam 10.30 WITA

Dewan Redaksi: Nabila Meysa Putri


Komentar